Vasung Respon Anggaran Lip Cervice Taman Kota Kawangkoan

Masyarakat bersabar, tahun 2026 akan ada anggaran minimal Rp.300 juta

Vanda Sarundajang, SS

Kawangkoan, FajarManado.News — Wakil Bupati Minahasa, Vanda Sarundajang, SS kesal disebut bahwa pembangunan Taman Kota Kawangkoan hanya mendapat anggaran lip cervice pada tahun 2025 ini.

“Masyarakat harus bersyukur, biar belum sampai 200 juta (rupiah), sudah dapat anggaran tahun ini,” ujarnya saat memantau progres pembangunan lapangan basket di Taman Kawangkoan, Selasa, 25 November 2025 malam.

Di facebook, lanjutnya, ada yang berkomentar, kenapa hanya sebegitu padahal tahun 2020 sempat dianggarkan Rp500 juta, siapa yang mengusulkan itu.

Kita amper saja jawab, kita yang bertanggung jawab,” ujarnya. “Mar biar jo, baca-baca jo,” sambungnya saat berbincang dengan Camat Kawangkoan Stenly David Umboh, SSTP, MAP dan Ketua Panitia Kawangkoan Chrismas Festival (KCF) 2025, Stefan Supit, SH di depan sejumlah wartawan.

Meski begitu, VaSung mengaku agak kaget mengetahui bahwa proyek Pengembangan Taman di Kawangkoan dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Minahasa itu berbentuk Lapangan Basket.

“Memang, terus terang kita so ndak sempat kawal,” kilahnya sambil menyebut jika Anggota Dewan dari Fraksi PDI Perjuangan, Drs. Dharma Palar yang ikut getol melakukan pengawalan anggarannya di DPRD Minahasa.

Namun demikian, Vasung mengatakan, pembangunan Lapangan Basket tersebut masih sejalan dengan permintaan generasi muda karena belum ada fasilitas publik lapangan basket di Kawangkoan.

Taman Kota Kawangkoan ini agak mirip dengan Taman Citawaya Langowan yang juga ada sarana olah laga.

“Stadion (SHS), sudah ada di Kawangkoan. Lapangan voli juga sudah ada di kompleks stadion. Nanti kita kembangkan lagi. Nah, lapangan basket, kita bangun di sini,” ujarnya.

“Saya sudah tanya, apa boleh lapangan ini digunakan untuk kegiatan lain, seperti dance, kesenian dan Fertival Chrismas, mereka bilang boleh. Jadi tidak  hanya untuk basket,” sambung anggota DPR RI tiga periode itu.

Lawan Politik

Vasung memaklumi bila ada pihak yang tidak setuju dengan pengembangan taman kota Kawangkoan ini.

“Kalau dari 100 ada lima sampai 10 yang tidak setuju, tidak masalah. Yang tidak setuju itu pasti pendukung Susy Sigar dan YLM,” tuturnya.

Seperti diketahui, Susy Sigar dan Youla Lariwa Mantik (YLM) Adalah dua calon bupati rival Robby Dondokambey–Vanda Sarundajang pada Pilkada Minahasa 27 September 2024.

Ia mengakui bahwa tahun 2020 Pemkab Minahasa sempat menganggarkan Rp.500 juta untuk Taman Kota Kawangkoan. Tapi karena Covid 19 tak jadi dialokasikan karena ada kebijakan refocusing.

Tahun 2026 akan ada anggaran

Tahun 2025 ini, katanya, warga Kawangkoan patut berbangga karena taman kota ini mendapat anggaran dari APBD Perubahan meski tak sampai Rp.200 juta.

“Tahun depan akan ada anggaran lagi sebesar 300 juta (rupiah). Saya akan genjot kalau bisa mencapai 500 juta,” ungkap Vasung.

Untuk itu, ia menghimbau masyarakat Kawangkoan harus bersabar. Di tengah pengurangan anggaran transfer dari pemerintah pusat, Taman Kota Kawangkoan masih kecipratan anggaran pembangunan.

Vasung mengatakan, dengan dibangunkan lapangan basket di Taman Kota Kawangkoan akan menciptakan banyak manfaat.

Selain lahan eks shopping centre Kawangkoan ini tidak lagi membebani pemerintah dan masyarakat Kawangkoan untuk membersihkan rerumputan liar, juga sudah bisa digunakan sebagai lokasi berbagai acara, seperti KFC 2025.

Untuk itu, Vasung yang juga tokoh masyarakat Kawangkoan menghimbau masyarakat tiga kecamatan Kawangkoan raya untuk bersatupadu menyukseskan setiap acara di Taman Kota Kawangkoan.

“Jangan ada beranggapan Kawangkoan sudah pecah jadi tiga kecamatan. Kawangkoan adalah Kawangkoan. Pemekaran hanya wilayah pemerintahan, tapi kita semua tetap Kawangkoan,” paparnya.

[herly umbas]

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *