Kombi, FajarManado.News — Pencurian anjing atau ‘doger’ di Desa Tulap, Kecamatan Kombi, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, pada Minggu, 30 November 2025, dini hari tadi, berhasil digagalkan oleh warga.
Tak sampai di situ, massa yang emosinya memuncak atau geram karena maraknya kasus serupa, ramai-ramai membakar mobil yang ditinggalkan para pelaku.
Menurut Hukum Tua Desa Tulap, Ronly Kerap, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 03.30 Wita yang bermula dari laporan warga di salah satu lorong bahwa baru saja kehilangan anjing peliharaan mereka.
Kabar ini dengan cepat menyebar di antara warga melalui sambungan telepon. Tak lama kemudian, warga mencurigai sebuah mobil masuk ke lorong tersebut yang diduga merupakan kendaraan yang digunakan oleh para ‘doger’.
“Karena sudah sering terjadi pencurian anjing di desa kami, warga memang sudah waspada,” jelas Kerap.
Berbekal kewaspadaan tersebut, warga segera bergerak dan memblokade jalan yang akan dilewati mobil pelaku menggunakan batu. Merasa aksinya terpergok dan melihat banyaknya warga yang berkumpul, para pelaku segera melarikan diri dan meninggalkan kendaraan mereka di lokasi.
Mobil Pelaku Hangus Terbakar
Kerap mengungkapkan bahwa emosi warga memuncak akibat maraknya pencurian anjing belakangan ini, yang mendorong mereka untuk mengambil tindakan ekstrem.
“Karena emosi memuncak akibat maraknya pencurian anjing belakangan ini, warga akhirnya membakar mobil pelaku,” ungkapnya.
Satu unit kendaraan Toyota Avanza berwarna hitam dengan nomor polisi DB 1710 ML hangus terbakar di lokasi kejadian.
Barang Bukti Diamankan
Saat memeriksa mobil yang terbakar, warga menemukan beberapa barang bukti:
Empat ekor anjing ditemukan di dalam mobil, di mana dua ekor di antaranya diidentifikasi sebagai milik warga Desa Tulap, sementara dua ekor lainnya belum diketahui pemiliknya.
Batang besi yang diduga digunakan pelaku untuk melumpuhkan anjing.
Dua ekor anjing milik warga Tulap yang ditemukan sudah mati, namun belum sempat dimasukkan ke dalam mobil.
Satu unit telepon genggam milik pelaku yang tertinggal di dalam kendaraan.
Barang bukti berupa telepon genggam dan anjing yang ditemukan telah diamankan warga dan diserahkan kepada Polsek Kombi untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
Ronly Kerap menambahkan bahwa pencurian anjing di Desa Tulap memang sudah sering terjadi, namun ini adalah kali pertama warga berhasil memergoki pelaku secara langsung.
(Lukhy)