Tompasobaru, Fajarmanado.com – Warga Kecamatan Tompasobaru meminta Kapolda Sulut Irjen Wilmar Marpaung dan Kapolres Minahasa Selatan (Minsel) untuk segera mengfungsikan Pos Polisi (Pospol) di pusat kotanya.
“Atas nama masyarakat Tompasobaru dan sekitarnya, saya sangat mengapresiasi kebijakan Polda Sulut dan Polres Minsel membangun pos polisi ini,” kata Yasin Ibrahim, Rabu (2/11).
Tokoh agama Tompasobaru Satu ini meminta agar Polpol tersebut dapat difungsikan secepatnya sehingga bisa meningkatkan fungsi pengawasan Kamtibmas di wilayah tersebut.
Bangunan Pospol itu sendiri tampak sudah berdiri megah dengan pagar beton melingkar dan pintu besi. Tinggal beberapa bagian, terutama lantai halaman yang masih butuh dipoles dengan beton.
“Pada hakekatnya sudah bisa digunakan,” ujar Ibrahim, senada dengan sejumlah warga Tompasobaru lainnya.
Harapan mereka ini disampaikan bukan karena kondisi Kamtibmas Tompasobaru dan sekitarnya saat ini masuk kategori rawan. “Saat ini aman-aman saja, tidak ada peristiwa gangguan Kamtibmas,” kata Johnson Sumangkut.
Pemuda Desa Tumani Kecamatan Maesaan, wilayah hasil pemekaran Kecamatan Tompasobaru ini, juga senada mengharapkan agar Pospol tersebut segera difungsikan agar kepolisian bisa lebih meningkatkan deteksi dini terhadap kemungkinan gangguan Kamtibmas.
Seperti diketahui, Tompasobaru dikenal sebagai salahsatu wilayah rawan Kamtibmas di wilayah Polres Minsel selama ini.
Berbagai tindak kriminalitas kerap terjadi di wilayah yang berbatasan dengan Kecamatan Motoling raya dan Kecamatan Modoinding, yang berbatasan dengan Kota Kotamobagu ini.
Karena itulah, selain mengapresiasi kehadiran Pospol tersebut, juga mengharapkan agar Polres Minsel dapat menempatkan satuan khusus, semisal Brigade Mobil (Brimob) di sana.
“Pemkab Minsel melalui Dinas PU telah membangun Pos Polisi ini, jadi tinggal bagaimana Polda Sulut dan Polres Minsel dapat memanfaatkannya untuk meningkatkan keamanan di wilayah kepolisian Tompasobaru,’’ jelas Sumangkut.
Kata Sumangkut lagi, bahwa usulnya Pemkab Minsel segera menyerahkan (hibah, red) kepada Polda Sulut dalam hal ini ke Polres Minsel. Bahkan, usul lainnya agar supaya Kapolda Sulut bisa meresmikannya.
Ia mengatakan, Kapolda Irjen Pol Drs Wilmar Marpaung, SH sudah pernah berkunjung di Tompasobaru dan Maesaan beberapa waktu lalu sehingga telah mengetahui pasti apa yang dibutuhkan untuk mengawal wilayah ini tetap kondusif.
“Kami rindu Pak Kapolda datang lagi di sini tapi bukan untuk meredakan ketegangan antarmasyarakat, melainkan meresmikan pos polisi ini dengan satu SSK,” ujarnya pria disfabel yang berkeliling dunia selang tahun 1996 hingga 1999 itu.
Kapolsek Tompasobaru Iptu Verry A Liwutang tidak menampik kerinduan masyarakat Tompasobaru dan Maesaan tersebut.
“Apapun yang menjadi keinginan warga akan saya konsultasikan dengan pak Camat Tompasobaru Henri Palit, SH dan Camat Maesaan Verry Runtuwene, SPd untuk kemudian akan saya sampaikan kepada Pak Kapolres,” kata mantan Wakapolsek Amurang ini.
Di pihak lain, Camat Tompasobaru Henri Palit, SH mengaku masih menunggu berkoordinasi dengan Kapolsek Tompasobaru mengenai hal itu.
“Yang pasti, apabila sudah berkoordinasi, hasilnya akan saya sampaikan kepada Bupati Christiany E Paruntu dan wakil bupati Franky D Wongkar. Kita lihat saja bagaimana selanjutnya,” papar Palit.
(andries)