Bitung, Fajarmanado.com – 24 preman berhasil diamankan jajaran Polres Kota Bitung. Mereka dijaring melalui Operasi Pekat Samrat 2017 yang dilaksanakan Polsek Maesa, Kota Bitung.
Para pria yang sebagian besar bertato tersebut diamankan ketika sedang berkeliaran di area pusat Kota Bitung pada Kamis (20/07/2017) malam.
“Mereka diduga sering melakukan tindakan premanisme serta tindakan-tindakan lain yang mengganggu ketertiban umum di wilayah Kecamatan Maesa selama ini,” ujar Kapolsek Maesa, Kompol Moh Kamidin kepada wartawan di kantornya, usai memimpin operasi.
Hasil identifikasi polisi para preman adalah warga kota cakalang dan pelabuhan itu sendiri. Terdiri dari, 12 orang tercatat sebagai penduduk kompleks Parigi Tofor, Kelurahan Bitung Tengah, 8 orang warga kompleks Sari Kelapa, Kelurahan Bitung Timur dan 4 orang pria lainnya adalah warga Kelurahan Kakenturan Satu.
“Mereka selanjutnya digiring ke Mako Polsek untuk dilakukan proses identifikasi oleh Gakkum dan mendapat pembinaan,” jelas Kapolsek Kompol Moh Kamidin.
Aksi para preman yang sebagian besar masih berstatus bujangan ini, dikabarkan sering meresahkan warga sekitar. Selain kerap membuat keributan, ada juga tak jarang ada yang nekad melakukan pemalakan terhadap orang tak dikenal yang berpapasan atau melintas.
“Mereka memang perlu diberi pembinaan dan diawasi terus. Bila perlu langsung ditangkap dan diproses hukum apabila melakukan tindak kriminalitas. Kami yang tinggal di kompleks ini sering merasa tidak nyaman dengan kelakuan mereka,” ujar warga yang enggan disebutkan jatidirinya ini.
Editor : Herly Umbas