DPP APDESI

Polisi Kesulitan Singkap Pencuri Perhiasan dan Uang Bernilai Total Rp.7,7 M

Personil Reskrim Polres Minahasa saat melakukan olah TKP toko emas di kompleks Pertokoan Langowan yang dibobol maling, Selasa (28/5/2019). Foto: Istimewa.
Langowan, Fajarmanado.com — Polisi masih kesulitan menyingkap kasus pencurian perhiasan dan uang tunai yang ditaksir bernilai total Rp.7,7 miliar di Langowan, Minahasa, Sulawesi Utara.

Meski sudah memakan waktu empat hari, polisi dikabarkan belum mendapatkan petunjuk, identitas tersangka pelaku yang berhasil membobol toko emas di kawasan Pertokoan Langowan pada hari Selasa, 28 Mei 2019, dini pagi itu.

Belum ditemukan adanya saksi mata atas peristiwa itu. Jangankan CCTV, keberadaan di depan toko milik Halid Musa cukup gelap. “Di depan toko itu pun tak ada lampu saat peristiwa,” kata Kapolsek Langowan, Iptu Mardy Tumanduk kepada Fajarmanado.com, Sabtu (1/6/2019) malam.

Meski demikian, Mardy Tumanduk yang sejak dua pekan lalu telah memegang sprit pindah tugas di Polda Sulut ini mengatakan bahwa pihaknya terus intens mengumpulkan keterangan, termasuk mengendus jejak tersangka yang diperkirakan lebih dari satu orang.

Kuat dugaan, aksi pencurian itu dilakukan oleh orang profesional. Karena, selain mempreteli gembok, tersangka juga berhasil membuka paksa brankas di mana aneka barang perhiasan dan uang tunai Rp.200 juta disimpan.

“Tidak gampang membuka brankas itu. Besarnya hampir sama dengan kulkas satu pintu,” paparnya.

Beberapa jam setelah peristiwa yang diduga terjadi sekitar pukul 02.00 Wita itu, Satuan Reskrim Polres Minahasa turun melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Proses penyelidikan sampai saat ini terus diseriusi polisi.

“Poses penyilidikan dilakukan oleh Satuan Reskrim Polres, dan kami dari Polsek ikut membantu serta mendampingi,” ujar Kapolsek.

Peristiwa pencurian tersebut diketahui pemilik toko, Halid Musa dari warga setempat. Karena, ia bersama keluarga tidak tinggal sebagunan dengan toko emasnya.

Menurut pengakuan Halif Musa, yang hilang dari dalam brankas adalah perhiasan emas berupa cincin, gelang, kalung, buah kalung, anting, karabu dan logam emas dengan total berat sekitar 15 kilogram. Juga uang tunai Rp 200 juta yang tersimpan dalam brankas.

Editor : Herly Umbas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *