Manado, Fajarmanado.com — Ini kabar gembira bagi wara Sulawesi Utara. Kabar yang menyebar jika kini banyak obat-obatan ilegal, obat kadaluarsa dan obat palsu yang beredar luas, ternyata tidak didapati di Provinsi Sulawesi Utara.
Balai Pengawan Obat dan Makanan (BPOM) dan Dinkes Sulawesi Utara (Sulut), diam-diam telah melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di sejumlah apotek yang ada daerah ini, terutama di Kota Manado.
Sebagaimana beberapa kali Sidak yang dilakukan sebelumnya, Sidak kali ini bertujuan mengantisipasi beredarnya obat terlarang dan obat kadaluarsa serta obat ilegal yang ramai dipublikasikan ditemukan di beberapa tempat di tanah air.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara, dr Jemmy Lampus melalui Kepala Seksi (Kasie) Farmasi Dinkes Sulut Alvyane Lambonan mengatakan, inspeksi mendadak yang dilakukan oleh BPOM dan Dinkes Sulut diawali di Apotek Fortuna di jalan Yos Sudarso Paal 2 Manado.
“Di apotek Fortuna, tidak ditemukan obat kadaluarsa atau ilegal. Semua obat berasal dari distributor resmi. Pelayanannya juga tergolong baik. Ada apoteker serta pelayanannya sesuai SOP,” kata Alvyane.
Sidak kemudian dilanjutkan di Toko obat Sumber Sehat pusat perbelanjaan IT Center. Dari hasil sidak toko tersebut memenuhi standar pelayanan sebagai toko obat. Q Semua obat diadakan dari distributor resmi.
“Di sini ada sejumlah obat yang datangkan olehdistributor luar namun obat tersebut terdaftar secara resmi. Ada juga obat hampir kadaluarsa yang ditemukan. Namun pemiliknya telah memisahkan obat tersebut.
“Rupanya sudah dipisahkan dari obat – obat yang dijual,” kata dia.
Inspeksi mendadak (Sidak) ini akan terus dilakukan untuk mewaspadai peredaran obat ilegal dan kadaluarsa demi mewujudkan masyarakat Sulut sehat.
(aji)