DPP APDESI

Aksi Curanmor ke 12, Remaja Tanggung Ini Ditangkap Warga

Aksi Curanmor ke 12, Remaja Tanggung Ini Ditangkap Warga
Ilustrasi praktik Curanmor Sepeda Motor: Foto: Ist.
Manado, Fajarmanado.com – Aksi ke 12 pencurian kendaraan bermotor dari DV alias Delvi, remaja tanggung 14 tahun ini, akhirnya terhenti di Kelurahan Kampung Islam, Manado.

DV alias Delvi (14) warga lingkungan IV, Kelurahan Malalayang Dua, Kecamatan Malalayang tidak berdaya di tangkap warga saat hendak mencuri sepeda motor pada Senin (3/04/2017). Devi pun langsung digelandang ke Polsek Tuminting.

Delvi tak menyangka kalau kehadirannya di wilayah Kampung Islam saat itu tak lepas diamati warga. Gerak-geriknya dan pandangannya memunculkan kecurigaan warga setempat, sehingga saat hendak mengambil sebuah sepeda motor yang terparkir, warga pun langsung bergerak.

Delvi berusaha kabur tapi tak berdaya karena ternyata telah dikepung warga setempat. Untung saja, remaja nekad ini tak dihakimi massa sebelum diserahkan kepada polisi.

Di kantor polisi Delvi akhirnya buka mulut. Dia mengaku jika aksinya kali ini terhitung sudah ke 12 kalinya dan 11 sepeda motor lainnya berhasil dicurinya dari lokasi- lokasi yang berbeda.

Sontak saja, pengakuan tersebut semakin memperkuat dugaan Polisi kalau Delvi adalah spesialis curanmor yang lihai.

“Sudah 11 kali, semua barang curian itu berikan kepada rekannya berinisial SR kemudian dijual, sementara hasil curian digunakan untuk Miras dan belanja kebutuhan lainnya,”  ujar Kapolsek Tuminting AKP Temmy Toni.

Kapolsek mengatakan, pengakuan tersangka akan didalami siapa saja yang ikut terlibat. Polisi juga akan menjemput SR untuk dimintai keterangan.

“Kita sudah koordinasi, dan proses pengembangan tengah dilakukan guna mengungkap sindikat lain dari kasus Curanmor ini,” tegasnya.

Sesuai pengakuan, 11 sepeda motor yang berhasil dicuri Delvi di tempat kejadian perkara (TKP) berbeda tersebut, adalah, Motor Revo  di depan SMP 11 Sumompo, dan Kelurahan Mahawu (Sospol), Honda Vario di Kalasey, Yamaha Jupiter di Tateli, Yamaha Vega di terminal Malalayang, Honda Beat Pop di kawasan pantai Malalayang, Yamaha Jupiter di Desa Minanga, Honda Scoopy depan Lapas Tuminting, Honda Beat Jalan Sea, Honda Beat Kalasey, dan Yamaha Bison Desa Minanga.

(ton)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *