Amurang, Fajarmanado.com – Hingga saat ini, Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) melalui Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) dinilai setengah hati membantu para petani.
Bantuan yang diberikan selama ini berupa bibit, sedangkan pupuk hanya diberikan kepada kelompok tani tertentu, yang oleh Distanak dinilai layak.
“Pemberian bantuan bibit dan pupuk saja pun tidaklah cukup untuk mendukung sukses program pemerintah,” kata Sammy Karokaro, petani asal Tompasobaru kepada Fajarmanado.com di Tompasobaru, Kamis (17/11).
Dalam mempercepat proses pengolahan lahan dan hasil panen, katanya, petani sangat membutuhkan alat mesin pertanian (Alsintan), semisal traktor dan alat tanam palawija.
“Teknologi pertanian sekarang sudah berkembang pesat. Itu semua diciptakan untuk membantu petani mengolah lahan, menanam, merawat tanaman dan mengolah hasil panen,” ungkapnya.
Bantuan Alsintan tidak perlu diberikan langsung kepada para petani secara pribadi namun melalui kelompok atau wadah yang dinilai mampu memberdayakan Alsintan dan merawatnya.
“Alsintan itu tidak perlu digratiskan apabila digunakan petani tapi disewa dengan tarif yang wajar agar bisa membantu mempercepat semua tahapan pengelolaan lahan sampai pasca panen,” ujarnya.
Apa yang dilakukan Distanak selama ini, menurutnya, terkesan merupakan bantuan setengah hati kepada petani. “Jadi kini saatnya Pemkab Minsel memikirkan hal ini dengan meminta bantuan dari pemerintah pusat,” papar Karokaro lagi.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Distanak Minsel, Frans D Tilaar, SP MSi membenarkan apa yang dikatakan Sammy Karokaro. “Soal bantuan benih memang sudah cukup banyak, tapi Alsintan masih sangat terbatas,” katanya ketika dikonfirmasi.
Seperti diketahui, Pemkab Minsel telah menyiapkan bibit jagung dan diberikan secara gratis kepada petani untuk dibudidayakan di atas lahan seluar 5.500 hektar di akhir tahun 2016 ini.
Mengenai Alsinta, Tilaar kemudian berjanji akan menyampaikan usulan tersebut kepada Bupati Christiany Eugenia Paruntu. “Semoga saja ada jalan keluar. Salah satu caranya tentu akan kita coba mengajukan proposal bantuan Alsintan ke kementerian,” ujarnya.
(andries)