FajarManado.News, Manado–SMA Negeri 1 Manado, Sulawesi Utara kembali mencatatkan prestasi pembelajaran dengan melepas semua atau 100 persen Siswa Kelas XII tahun pembelajaran 2025/2026, Jumat, 15 Mei 2026.
Tercatat, 644 siswa mengikuti prosesi penamatan oleh lembaga pendidikan yang akrab disebut SMANSA Manado, angkatan ke 63 yang digelar di Markas Komando Daerah Militer (Makodam) XIII/ Merdeka, Jalan 14 Februari, Kelurahan Teling Atas, Kecamatan Wenang, Kota Manado.
Suasana haru dan sukacita namun meriah mewarnai prosesi penamatan SMANSA Manado yang diracik panitia yang diketuai Sjntje K. Rori, MPd.
Rori menegaskan bahwa keberhasilan acara ini merupakan buah dari kerjasama erat dan dukungan yang diberikan oleh berbagai pihak terkait, terutama pimpinam dan jajaran Makodam XIII/Merdeka.
“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah berkontribusi. Tanpa dukungan dan kerja sama bersama, momen berharga ini tidak akan bisa terselamatkan dengan baik,” ujar Sjntje dalam sambutannya.
Kepala Bidang Pembinaan SMA Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Sulut, Jefri Ferry Umboh, SPd, MPd mengapresiasi kwalitas pembelajaran di SMANSA Manado ini.
Prestasi penamatan 100 persen siswa ini, katanya, adalah bukti nyata dedikasi dari semua jajaran, baik pimpinan dan para staf pengajar dan tata usaha.
Menurutnya, Kepala SMA Negeri 1 Manado, Jemmy James Jeremias SPd bersama para wakil kepala sekolah, wali-wali kelas, seluruh tenaga pendidik, serta staf tata usaha menjadi kekuatan utama dalam keberhasilan proses pendidikan hingga tahap kelulusan ini.
Tak hanya pimpinan dan staf pengajar dan tata usaha, Umboh juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh orang tua dan wali murid yang hadir, yang diyakini ikut menopang pendidikan anak-anak di luar sekolah.
Kepercayaan dan dukungan dari orang tua dan wali siswa, lanjut dia, sebagai pondasi penting yang menopang perjalanan pendidikan putra-putri SMANSA Manado sehingga bisa lulus dengan memperoleh ijazah.
Kesan dan Pesan
Brigit Mamangkey, perwakilan siswa yang lulus memaparkan pesan dan kesannya selama mengenyam pendidikan di sekolah yang berada di bilangan Jalan Siswa Manado ini.
Siswa yang berhasil lolos seleksi SNMPTN di Fakultas Kedokteran ini mengisahkan betapa totalitas para guru mendidik dan memberikan pembelajaran selama 3 tahun.
Bahkan, dengan suara agak bergetar, Brigit menyampaikan selamat berpisah. Meski berat, tapi demi masa depan maka dirinya dan teman-sekolah seangkatan harus pamit. Ada yang berniat melanjutkan studi di perguruan tinggi, ada pula berniat memasuki dunia kerja.
Suasana haru semakin terpantau ketika Rianto Gatot FF, perwakilan orang tua dan wali siswa, juga menyampaikan kesan dan pesan.
Ia mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian anak-anak didik ini sekaligus menyampaikan harapan besar agar mereka mampu melanjutkan perjuangan dan menempuh jenjang pendidikan yang lebih tinggi demi masa depan yang cerah.
[Alex Gimon]