Sah! 4 Calon Berebut Ketua dan 3 Ketua DK PWI Sulut 2026-2031, Ramon “Lompat Pagar” Gantikan Vouke

Beralih Mencalonkan Ketua DK, Ramon Sebut Beri Kesempatan kepada Jurnalis Muda

FajarManado.News, Manado — H-7 Koferensi Daerah (Konferda) PWI Sulawesi Utara (Sulut) tahun 2026, Steering Comitteee (SC) PWI Sulut resmi mengumumkan calon Ketua PWI dan Dewan Kehormatan PWI Sulut.

Ketua SC PWI Sulut, Jimmy H Senduk mengatakan, nama-nama tujuh bakal calon yang diusulkan ke PWI Pusat, semuanya dinyatakan lolos verifikasi dan sah dinyatakan sebagai konstestan Konferensi PWI Sulut 2026 di Manado pada 31 Maret mendatang.

“(Jumlah) calonnya sama dan sesuai dengan yang kami usulkan. Empat Ketua PWI dan 3 Ketua Dewan Kehormatan atau DK PWI Sulut,” katanya kepada wartawan di Kantor PWI Sulut, Rabu, 25 Maret 2026.

Kepastian ini, katanya, sesuai dengan Surat PWI Pusat bernomor 624/PWI-P/LXXX/III/2026 tertanggal 25 Maret 2026 tentang persetujuan calon Ketua PWI dan calon Ketua DK di Provinsi Sulut. “Ini suratnya,” ujarnya menyakinkan.

Ke empat Calon Ketua PWI Sulut periode 2026–2031 itu, adalah,  Faruk Langaru, Jhon W. Paransi, Merson Simbolon dan Cintya Bojoh.

Sementara tiga calon Ketua DK, yakni Fernandus Adam, Reymon Wowor dan Satryn Lasama.

Lompat Pagar

Ramon, sapaan karib Raymon Wowor semula masuk bursa dan mendaftar bakal calon Ketua PWI Sulut.

Wartawan senior yang memulai karir jurnalistik di Koran Obor Pancasila awal dekade tahun 1980-an ini, dinilai sangat layak memimpin organisasi pers tertua di tanah air di daerah Nyiur Melambai ini.

Namun memasuki hari terakhir pendaftaran, wartawan gaek yang berwibawa ini, tiba-tiba “lompat pagar”,  bergeser mencalonkan diri sebagai Ketua DK PWI.

Menariknya, keputusan mengejutkan Ramon, mantan Plt Ketua PWI Minahasa Utara ini beriringan dengan langkah Ketua PWI Sulut dua periode, Drs Vouke Lontaan menarik diri dari pencalonannya sebagai Ketua DK PWI Sulut dengan dalih sudah mengemban amanat sebagai Ketua SMSI Sulut.

Spekulasi pun mengemuka. Ramon disebut-sebut sebagai pengganti Vouke, Ketua PWI Sulut yang segera mengakhiri masa jabatannya sebagai Calon Ketua DK PWI Sulut pada akhir Maret 2026.

“Saya sadar. Saya yang paling senior dan masih aktif dalam organisasi PWI Sulut sampai sekarang ini, maka saya putuskan memberikan kesempatan kepada jurnalis muda menjadi Ketua (PWI Sulut). Orang seperti saya ini lebih pas di Ketua DK,” kilahnya sambil mengulum senyum khasnya.

“Tapi, bagaimana hasil konferensi nanti, biarlah mengalir saja,” lanjut Ramon, salahsatu Redaktur Senior SKH Manado Post ketika terbit perdana pada 17 Januari 1987.

[heru]

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *