FajarManado.News, Jakarta — Pengurus DPP APDESI periode 2026–2031 sah dilantik Menko Pangan Zulkifli Hasan di Auditorium Kantor Kementerian Desa (Kemendes), Jakarta, Senin, 16 Februari 2026.
Yang patut membanggakan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Luki Kasenda, SE, MSi, Hukum Tua (Kumtua) –sebutan khas Kepala Desa di Minahasa– di Desa Kanonang Satu ini didaulat menduduki jabatan salahsatu Ketua Departemen.
Kian membanggakan, Luki, yang juga Ketua APDESI Sulut dan Sekretaris DPD Desa Bersatu Sulut, mendapat mandat memegang jabatan yang bersentuhan langsung dengan program Asta Cita ke enam, yakni membangun dari desan.
Luki yang dalam pelantikan namanya dipanggil pada urutan ke enam ini, ditugaskan menunggangi Departemen Bidang Ekonomi, Koperasi, UMKM, KDMP, Bumdes dan Pariwisata.
Sesuai hasil Munas V APDESI pada 28–30 Januari 2026, H. Junaedhi, SH terpilih secara musyawarah sebagai Ketua Umum DPP APDESI periode 2026–2031.
Luki memperkuat pengurus APDESI yang dipimpin Kepala Desa (Kades) Ponggok, Klaten tersebut diberi mandat untuk menyusun struktur pengurus lengkap, yang dilantik Zulkifli Hasan yang juga Sebagai Dewan Penasehat DPP APDEPSI 2026–2031.
Siapa tak kenal dengan Junaedhi, Kades Ponggok, Kecamatan Polanharjo yang dikenal luas sebagai kades fenomemal.
Ia berhasil membuat BUMDes Tirta Mandiri, Desa Plonggok bertransformasi menjadi salah satu desa terkaya di Indonesia dengan pendapatan miliaran rupiah per tahun dari pariwisata, perikanan, dan pengelolaan air.
Harapan APDESI Dipimpin Junaedhi
Dalam prosesi pelantikan yang ikut dihadiri ratusan kades mulai pukul 10.00 WIB itu, Junaedhi didampingi Wahyudi Mapparenta, SIP, MSi. sebagai Sekretaris Jenderal, Rustam Fatoni, SPd Ketua Harian, serta Amren, SH. sebagai Bendahara Umum.
Susunan kepengurusan ini diharapkan dapat membawa APDESI semakin solid, profesional, dan responsif terhadap dinamika pemerintahan desa.
Acara pelantikan yang dirangkaikan dengan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) DPP APDESI tersebut, turut dihadiri Menteri Desa dan Pembangunan Desa Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto, Wakil Menteri PDT Ahmad Riza Patria, Sekjen Kemendagri Tomsi Tohir, jajaran pejabat kementerian dan lembaga, para bupati, anggota DPRD, serta tamu undangan lainnya.
Ketua Umum DPP APDESI, Junaedhi Mulyono, menegaskan bahwa pelantikan pengurus baru bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum konsolidasi nasional untuk memperkuat posisi desa sebagai subjek pembangunan.
“Desa harus menjadi kekuatan utama negara. Dengan kewenangan yang dimiliki, desa memiliki peluang besar untuk mandiri melalui tata kelola profesional dan inovatif,” tegasnya.
Sementara Mendes Yandri Susanto menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan desa guna mempercepat pengentasan kemiskinan serta mendorong pembangunan berkelanjutan berbasis potensi lokal.
Sedangkan Zulkifli Hasan menegaskan bahwa desa memiliki peran sentral dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional. Menurutnya, produktivitas desa menjadi fondasi kekuatan ekonomi bangsa.
“Ketahanan pangan dimulai dari desa. Jika produksi dan distribusi di desa kuat, maka bangsa ini juga akan kuat,” ujarnya.
Rakernas DPP APDESI yang diwarnai pemberian penghargaan kepada desa-desa yang dinilai berprestasi tersebut, membahas sejumlah agenda strategis.
Di antara program strategis itu, adalah peningkatan kapasitas aparatur desa, perlindungan hukum kepala desa, transformasi digital desa, penguatan koperasi dan BUMDes, serta dukungan terhadap ketahanan pangan nasional.
Salah satu contoh, adalah keberhasilan Desa Ponggok, Klaten, yang mampu berkembang pesat berkat optimalisasi potensi lokal dan penguatan BUMDes.
Fokus Kepentingan Masyarakat
Sementara Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir mengingatkan pentingnya orientasi kerja yang berfokus pada kepentingan masyarakat.
Dalam sambutannya, Tomsi berharap kepengurusan yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta terus memperkuat sinergi dengan kementerian dan lembaga terkait.
Ia juga mengingatkan agar energi organisasi difokuskan pada hal-hal yang benar-benar berdampak bagi masyarakat desa.
Sebaliknya, Tomsi meminta agar para pengurus tidak terjebak pada dinamika komunikasi yang kurang produktif dan isu-isu yang tidak substansial.
“Nah, hal-hal yang begini mungkin lama-lama ya kita tinggalkan. Kita mencoba untuk betul-betul memberikan kontribusi yang baik bagi masyarakat kita,” tegasnya.
Tomsi juga mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus DPP APDESI yang baru dilantik.
“Semoga amanah dan tentunya keberadaan kami di sini bersama-sama dengan seluruh kementerian yang lain akan sangat mendukung. Dan sekali lagi, yang dipikirkan itu masyarakatnya,” kata Tomsi.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Desa dan PDT Yandri Susanto, Wakil Menteri Desa dan PDT Ahmad Riza Patria, Sekjen Kementerian Desa dan PDT Taufik Madjid, Ketua Umum DPP APDESI Junaedhi Mulyono, serta jajaran pengurus DPP APDESI periode 2026–2031.