DPP APDESI

Esa Waya Jadi Pioner Bumdesma di Sulawesi Utara Bantu Modal Usaha Mikro Kecil

Diawali Ibadah dan ditandai penyerahan pinjaman modal usaha kepada pelaku usaha mikro kecil

Camat Kawangkoan, Stenly David Umboh STTP, MAP memberikan modal usaha secara perdana kepada nasabah Bumdesma Esa Waya Kawangkoan, didampingi Direktur Drs Eddy F Ruata di Kawangkoan, Kamis (12/2/2026).

Kawangkoan, FajarManado.News — Setelah mandek sejak tahun 2020, akhirnya dana bergulir eks Simpan Pinjam Perempuan (SPP) PNPM/MPd mulai diberdayakan Bumdesma Esa Waya Kawangkoan, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, Kamis, 12 Februari 2026.

Penguncuran dana bergulir Simpan Pinjam Perempuan (SPP) yang awalnya dikelola Unit Pelaksana Kegiatan (UPK) PNPM/MPd, sah mulai disalurkan di Kantor Operasional Bumdesma Esa Waya Kawangkoan, Lingkungan 2, Kelurahan Kinali Satu.

Launching kegiatan Bumdesma Esa Waya diawali ibadah yang dipimpin Ketua BKSAUA Kawangkoan, Pdt Junisar Watulangkow, MTh dengan dihadiri para kelapa desa, lurah, Pratu TNI AD Marcel Rivaldo, tokoh masyarakat dan para pemohon.

Pinjaman perdana pun diserahkan Camat Kawangkoan Stenly David Umboh, STTP, MAP dan Manajer Bumdesma Drs Eddy Frederik Ruata kepada dua pelaku usaha mikro kecil, Angel Wowor dan Netty Simbawa.

Selain dana perguliran eks SPP PNPM/MPd, Bumdesma Esa Waya telah bekerjasama dengan pihak ke tiga.

Ðisamping dengan pemerintah kecamatan untuk menangani Kawangkoan Ba Ombong, juga dengan Tisya Group di bidang usaha peti mati plus aksesoris.

Pada kesempatan itu, Owner Tisya Grup, Tisya Karawoan mempresentasikan produk peti mati dan aksesoris duka yang serba murah di banding pasaran umum.

“Kami tak mau cari untung berlebih. Kami berkomitmen menyediakan segala kebutuhannya dengan harga murah dan terjangkau untuk ikut meringankan beban keluarga yang tertimpa duka,” ujarnya.

Sempat Tersendat Tapi Jadi Pioner

Pantauan FajarManado.News, langkah transformasi pengelolaan dana hibah pemerintah dari Unit Pelaksana Kegiatan (UPK) PNPM/MPd ke Bumdesma di Kecamatan Kawangkoan itu sempat bertahun-tahun tersendat.

Padahal, dana bergulir UPK PNPM setempat yang mengendap di rekening Bank SulutGo Cabang Kawangkoan tercatat ada Rp600 juta lebih.

Bahkan, total dana yang “tertahan” atau belum disetor 48 dari 86 kelompok penerima guliran sampai tahun 2019, jauh lebih besar lagi. Yakni lebih dari Rp1,4 miliar.

Atas desakan para tokoh masyarakat, Camat Kawangkoan, ketika itu, Eightmi Moniung, SH sempat membentuk tim penyehatan pada sekitar Oktober 2022.

Tim yang dipimpin Drs Eddy Ruata itu berhasil melakukan edukasi dan persuasif.

Sebagian besar pengurus kelompok SPP penunggak pun, membuat surat pernyataan akan mulai menyetor pada Maret 2023.

“Kami tidak tahu apa motivasi camat waktu itu sampai tidak memperpanjang tugas tim penyehatan,” imbuh senada personil tim penyehatan SPP PNPM/MPd Kawangkoan 2022.

Namun begitu, oknum camat itu akhirnya memfasilitasi pelaksanaan Musyawarah Antar Desa (MAD) dan Kelurahan Khusus di Balai Desa Tondegesan pada 18 Desember 2023.

MAD Khusus yang melibatkan lurah dan lembaga kemasyarakat kelurahan itu dilaksanakan sesuai amanat PP Nomor 11 Tahun 2021 Tentang Bumdes dan Permendes Nomor 15 Tahun 2021 Tentang Tata Cara Pembentukan Pengelolaan Kegiatan Dana Bergulir Masyarakat Eks PMPN/MPd Menjadi Bumdesma.

Akan tetapi, pengurus Bumdesma Esa Waya tak lantas diterbitkan surat keputusan (SK) sampai penggantian camat pada akhir Oktober 2025 lalu.

SK pengurus, pengawas dan penasehat tersebut akhirnya diteken dan dilantik Camat Stenly David Umboh, SSTP, MAP pada 10 November 2025, selang sekira dua pekan sah jadi Camat Kawangkoan.

Resmi memulai kegiatan, maka Bumdesma Esa Waya Kawangkoan menjadi pioner atau Bumdesma pertama yang sah mengelola dana eks SPP PNPM/MPd di Kabupaten Minahasa.

Auw.. bukan cuma di Minahasa, se Provinsi Sulawesi Utara. Saya sudah cek. Kalau Bumdes sudah cukup banyak, tapi Bumdesma kecamatan baru Bumdesma Esa Waya yang mulai beroperasi,” ujar Pendamping Desa Kecamatan Kawangkoan,” Voneke Palit sambil melempar senyum.

[heru]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *