Manado, FajarManado.News — Kepolisian Daerah Sulawesi Utara (Polda Sulut) menutup lembaran tahun 2025 dengan catatan kinerja yang impresif. Dalam rilis akhir tahun yang digelar di Aula Tri Brata Mapolda Sulut, Rabu, 31 Desember 2025, terungkap bahwa institusi ini berhasil menjaga stabilitas keamanan sekaligus menyukseskan program-program strategis nasional.
Irwasda Polda Sulut, Kombes Pol Amin Litarso, mewakili Kapolda Sulut, menegaskan bahwa secara umum situasi kamtibmas di Sulawesi Utara berada dalam kondisi kondusif. Hal ini tercermin dari menurunnya angka kriminalitas dan meningkatnya efektivitas penyelesaian perkara.
Efektivitas Penegakan Hukum dan Narkoba
Sektor reserse kriminal umum mencatatkan penurunan jumlah kasus sebesar 3,05%, dari 8.672 kasus pada tahun 2024 menjadi 8.407 kasus di tahun 2025. Meski jumlah kasus menurun, kualitas penyelesaian perkara justru meningkat tajam hingga menyentuh angka 59,4%.
Tren positif juga terlihat pada pemberantasan narkotika. Polda Sulut mencatatkan penurunan jumlah kasus sebesar 10,7% dibandingkan tahun sebelumnya.
Sepanjang tahun 2025, polisi berhasil mengamankan barang bukti signifikan, di antaranya 1.061 gram sabu, 82.158 butir obat keras, serta ribuan liter minuman keras yang kerap menjadi pemicu tindak kriminalitas.
Keadilan Restoratif dan Respon Cepat Dumas
Polda Sulut terus mengedepankan pendekatan humanis dalam penyelesaian sengketa di masyarakat. Hal ini terbukti dari penggunaan skema Restorative Justice (RJ) yang mencapai 2.003 perkara, meningkat dibandingkan tahun lalu.
Tak hanya itu, transparansi dan akuntabilitas menjadi prioritas utama. Irwasda memaparkan bahwa sepanjang tahun 2025, terdapat 202 Pengaduan Masyarakat (Dumas) yang masuk, baik secara langsung maupun melalui aplikasi Dumas Presisi.
“Seluruh pengaduan masyarakat telah kami respon dan selesaikan. Tingkat penyelesaian atau clearance rate untuk Dumas mencapai 100%,” tegas Kombes Pol Amin Litarso.
Keamanan Lalu Lintas Meningkat
Kesadaran masyarakat dalam berkendara juga menunjukkan grafik yang membaik. Angka kecelakaan lalu lintas turun sebesar 11,07%. Yang paling krusial, jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan di jalan raya berhasil ditekan hingga 15,9% dibandingkan tahun 2024.
Dukungan Penuh Program Ketahanan Pangan Nasional
Di luar tugas pokok kepolisian, Polda Sulut mencatatkan prestasi gemilang dalam mendukung program Presiden RI Prabowo Subianto. Polda Sulut berhasil menyabet Peringkat 2 Nasional dalam Gerakan Pangan Murah (GPM) dengan mendistribusikan sebanyak 2.905 ton beras kepada masyarakat untuk menjaga stabilitas harga.
Selain itu, dalam mendukung Program Makanan Bergizi Gratis (MBG), Polda Sulut telah mengoperasikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di SPN Polda Sulut yang kini mampu melayani kebutuhan gizi bagi 8.697 siswa.
Komitmen Pembenahan Internal
Meski meraih banyak penghargaan—termasuk predikat Pelayanan Prima bagi lima Satwil (Polresta Manado, Bitung, Tomohon, Minsel, dan Bolmut)—Polda Sulut tetap bersikap mawas diri.
Irwasda tidak menutup mata atas adanya pelanggaran personel yang naik 21% dan tindakan tegas PTDH kepada 12 personel yang melanggar kode etik.
“Penghargaan yang kami terima adalah motivasi, namun kritik dan saran dari masyarakat adalah energi kami untuk terus berbenah. Kami berkomitmen untuk semakin profesional, melayani, dan melindungi seluruh masyarakat Sulawesi Utara di tahun 2026,” pungkasnya.
[Lukhy]