Tombariri, FajarManado.News — Anggota DPD RI, Ir. Stefanus BAN Liow, MAP (SBANL) terus saja masuk keluar desa menggelar pasar murah di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).
Setelah di 10 desa di Kecamatan Tompaso Barat, kali ini giliran masyarakat Kecamatan Tombariri, Kabupaten Minahasa dan Kecamatan Talawaan, Kabupaten Minahasa Utara (Minut) pada Rabu, 27 Desember 2025.
Rangkaian program Senator Peduli 2025 yang berbalut kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 tersebut, juga digelar bekerjasama dengan Bulog dan didukung DPD Desa Bersatu Sulut.
Di Kecamatan Talawaan, dilaksanakan di Desa Warisa, sedangkan di Kecamatan Tombariri di Desa Borgo.
Ratusan warga mengaku bangga dengan fakta harga jual bahan kebutuhan pokok (Bapok) GPM Senator Stefa Liow ini, karena berada di bawah harga GPM yang digelar selama ini.
“Terima kasih banyak. Ternyata Pak Stefa tidak hanya memfasilitasi kegiatan ini, tetapi sekaligus berdiakonia,” komentar seorang ibu lansia, senada dengan rekan-rekannya.
Sekretaris Desa (Sekdes) Borgo, Lenny Makatipu mengatakan bahwa masyarakat sangat senang atas program Senator Peduli dan Anggota DPD RI Dapil Sulut tiga periode, Ir. Stefanus BAN Liow, MAP ini.
Lenny yang juga Sekretaris Pengurus Daerah Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Sulut dan Pengurus Daerah Desa Bersatu Provinsi Sulut bahwa kehadiran Senator Stefa, ternyata ikut “berdiakonia” menjelang perayaan Nataru melalui GPM.
Meski sebagai bagian dari pejabat negara, lanjutnya, Senator Stefanus yang juga Ketua DPD Desa Bersatu Sulut, tetap tampil apa adanya, familiar dan akrab menyapa warga satu persatu.
“Pak Stefa benar-benar Senator yang konsisten melayani dan mengabdi tanpa batas,” kata Lenny.
Komentar senada datang pula dari Hukum Tua Desa Warisa Hermina Sigarlaki, SPd, MPd didampingi perangkat desa setempat.
Ia menyatakan menyambut dengan sukacita atas progran dan kehadiran mantan Ketua Komisi Pria Kaum Bapa GMIM itu di desa yang dipimpinnya.
“Terima kasih atas bantuan atau sentuhan kasih melalui perhatian dan kepedulian kepada masyarakat di sini, apalagi menjelang Natal 2025 dan 2026,” ujarnya.
Pimpinan Wilayah Bulog Sulut dan Gorontalo Ermin Tora, SE, MSi yang hadir bersama Senator Stefanus mengatakan harga GPM yang difasilitasi Senator SBANL ini relatif lebih murah dibanding dengan kegiatan yang sama.
“Harga bulog sudah dianggap murah tetapi Senator Stefa membuatnya lebih murah lagi,” ujarnya.
Ia mencontohkan beras SPHP Bulog yang bernilai Rp. 58.000 per kantong plastik 5 kg, menjadi Rp. 50.000.
[heru]