Las Vegas, Fajarmanado.com – Petinju Asal Filipina, Manny “Pacman” Pacquiao kembali merebut gelar juara dunia di kelas welter WBO setelah menang angka atas petinju Amerika Serikat, Jesse Vargas di Thomas & Mack Center, Las Vegas, Sabtu malam atau Minggu (6/11) siang waktu Indonesia.
Pacquiao yang comeback setelah menyatakan pensiun tujuh bulan lalu, meraih gelar juara dunia di kelas Welter WBO untuk yang ketiga kalinya.
Menariknya, pertandingan ini disaksikan oleh rival yang mengalahkannnya tahun lalu Floyd Mayweather Jr di barisan terdepan penonton.
Seolah ingin memberikan hiburan terbaik untuk Mayweather Jr, Pacquiao langsung menggempur Vargas di ronde pertama.
Dengan gaya menyerang, Manny Pacquiao terus meneka Vargas hingga membuat Vargaz harus mencium kanvas.
Jab kirinya yang mendarat telak pada ronde ke-2 mampu membuat Vargas hilang keseimbangan.
Namun sang juara berhasil bangkit kembali dan melanjutkan pertandingan. Ronde-ronde selanjutnya Pacquiao terlihat berusaha untuk memukul KO lawannya.
Namun hingga bel ronde terakhir berbunyi, kemenangan harus dilakukan dengan perhitungan angka.
Ketiga hakim memberikan nilai 118-109, 118-109 114-113 untuk kemenangan Pacquiao, yang membuat rekornya menjadi 59 menang, 6 seri, 2 kalah, dengan 38 KO.
Dengan hasil ini, petinju berjuluk Pacman ini sudah tiga kali meraih gelar juara dunia di kelas welter WBO. Juara dunia pertama direbut pada 2010 saat mengalahkan Miguel Cotto, yang kedua saat dia melakukan partai balas dendam kepada Timothy Bradley yang sempat mengalahkannya.
Seusai pertandingan, Jesse Vargas mengakui ketangguhan petinju asal Asia Tenggara tersebut.
“Menghadapinya seperti bermain catur cepat, anda harus waspada setiap saat, dia sangat cepat,” katanya.
Sementara itu, petinju 37 tahun yang juga anggota senator di negaranya mengatakan sangat senang dengan hasil ini.
“Saya merasa senang, saya mencoba setiap putaran untuk merobohkan dia, tetapi juga tidak ceroboh,” katanya.
Ketika disinggung kemungkinan pertandingan ulang dirinya dengan Mayweather Jr dia mengatakan akan mempertimbangkannya.
Mayweather Jr sendiri ketika diwancarai terkesan menghindar untuk menjawabnya.
Pada pertandingan ini Pacman mendapat bayaran sebesar 4 juta dolar atau setara Rp 52,4 miliar untuk melawan Vargas yang baru berusia 27 tahun atau 10 tahun lebih muda dengan rekor tarung 27-1, 10 kali menang KO.
Sementara itu, Vargas sendiri mendapat bayaran2,8 juta dolar atau setara Rp 36,7 miliar yang menjadi nominal tertinggi dalam karier tinjunya.
(Fred)