Sulut  

” 15 Menit Alami Stroke Bisa Sembuh ” RSUD ODSK MENJADI PUSAT KESEHATAN OTAK

fajarmanado.com – RSUD ODSK telah diresmikan dengqn berklasifikasi tipe B ini telah melaksanakan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) yang lengkap serta telah dilaunching di digitalisasi RSUD pada tanggal 20 April 2022.

Direktur RSUD ODSK Dr Enrico Rawung.MARS, saat di wawancarai awak media fajarmanado.com mengatakan : pihaknya siap memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Sulawesi Utara.

Kegiatan ini sesuai standar dan sesuai Undang-Undang Nomor 44 tahun 2009 tentang rumah sakit, dan itu sudah diatur.,” sesuai arahan pimpinan yakni pak Gubernur Olly Dondokambey dan pak Wagub Steven Kandou, kita akan memberikan pelayanan yang terbaik sesuai tupoksi yang ada,” ungkap Direktur Enrico

Lantjut Direktur ,Nantinya ke depan pihak rumah sakit akan memenuhi semua perlengkapan kesehatan untuk melayani masyarakat Sulut yang datang di RSUD ODSK, Memang skalanya masih satu lantai dan memiliki 50 tempat tidur tapi saya optimis kedepan rumah sakit umum daerah ini akan ada ketambahan tempat tidur,” ujar Mantan Ketua GM FKPPI kota Manado dan Mantan Kepala Rumah Sakit Noogan.

Keinginan Gubernur Olly Dondokambey ,menjadikan RSUD ODSK menjadi pusat kesehatan otak dimana sudah menjalin kerjasama dengan Pusat Kesehatan Otak Nasional ,ini benar benar terwujud .
RSUD akan menangani Masalah Kesehatan Otak ,apabila ada yang mengalami strok ,diusahakan pasein tersebut 15 menit setelah mengalami stroke sudah berada di RSUD ODSK dapat di tangani secepatnya dan bisa sembuh, ini merupakan penanganan cepat .


Karena perlu penanganan cepat maka disiapakan Armada Ambulance yang  akan stand by di pusat perbelanjaan perbelanjaan ,seperti Mega Mall, Manthos Mall ,Kompelks Perbelanjaan 45 ,pasar pasar dan juga di sekitar Kabupaten Kota yang aksesnya dekat dengan RS ODSK.

Direktur RSUD ODSK Dr Enrico Rawung.MARS ,Berharap masyarakat dapat membantu lewat doa upaya Gubernur Olly Dondokambey untuk kesehatan kita semua warga Sulawesi Utara dan kita kita pekerja kesehatan saat menjalankan tugas kemanusiaan ini.

DolviM