Manado, Fajarmanado.com — Pekan Olahraga Pelajar Wilayah (Popwil) V tahun 2018, siap digelar di Sulawesi Uyara (Sulut) selang 27 November – 3 Desember mendatang.
Tak kurang 1.200 peserta, baik atlet maupun oficial dari enam provinsi, Sulut, Sulawesi Tengah (Sulteng), Gorontalo, Maluku Utara (Malut), Maluku dan Papua dipastikan bakal unjuk kebolehan dalam delapan Cabang Olah Raga yang dipertandingkan.
Ke delapan cabang olah raga tersebut, terdiri dari, Sepakbola, Bola Basket, Bola Volly, Pencak Silat, Tenis Meja, Bulutangkis, Tenis Lapangan serta Sepak Takraw.
Kepastian ini terungkap dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Porwil V, di Hotel Grand Puri Manado, Kamis (15/11/2018). Bimtek digelar tiga hari, dan berakhir Sabtu, 17 November, besok.
Bimtek digelar Kemenpora dan Pemprov Sulut itu, dipimpin Panitia Pelaksana, dengan dihadiri para peserta POPWIL V dari enam provinsi tersebut.
Kepala Bidang Pemanduan Bakat Deputi Peningkatan Prestasi Kemenpora Dr. Mohamad Aziz Haryanto pada acara pembukaan Bimbingan Teknis POPWIL V tersebut memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Pemprov Sulut atas diterimanya pengalihan pelaksanaan POPWIL V, yang semula direncanakan digelar di Provinsi Sulteng.
Mohamad Aziz Haryanto menyatakan, Kemenpora sangat berterima kasih kepada Pemprov Sulut yang telah benar-benar siap melaksanakan event apa saja, mengingat provinsi tempat pelaksanaan POPWIL II dan III, yang sebelumnya menyatakan siap, ternyata tidak siap sehingga diambil alih oleh Kemenpora.
Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesra Sulut, Drs. Edison Humiang, MSi menyatakan bahwa Pemprov Sulut di bawah kepemimpinan ODSK, bertekad mengsukseskan pelaksanaan Popwil V ini mulai dari perencanaan, pelaksanaan sampai dengan evaluasi.
“Untuk itu diharapkan adanya kesatuan langkah dan komitmen bersama dalam menyukseskan Popwil V ini,” imbuh Humiang.
Mantan Sekkot Bitung itu menambahkan, Pemprov Sulut memang telah berpengalaman melaksanakan event nasional maupun internasional.
Namun, untuk suksesnya penyelanggaraan Popwi V ini diharapkan kepada provinsi peserta maupun panitia pelaksana dapat memberikan masukan-masukan, antara lain, mulai lokasi venue sampai penginapan yang akan digunakan peserta.
Penulis: Herly Umbas