Foto Kapolres Minahasa, AKBP Christ Pusung SIK
Tondano, Fajarmanado.com — Pengemudi mobil maut pelaku tabrak lari yang menyebabkan Rilke Kumolontang meninggal dunia pada Jumat (03/11/2017) lalu terus diburu polisi. Polres Minahasa terus mengumpulkan keterangan, termasuk memeriksa closed circut television (CCTV).
Kapolres Minahasa, AKBP Christ Pusung mengatakan, pihaknya telah membentuk Tim Khusus (Timsus) untuk mengungkap siapa pengendara mobil yang menabrak Rilke, pria warga Langowan ini.
“Kami terus mengumpulkan bukti-bukti serta melakukan penyelidikan mendalam. Saat ini dalam pelacakan tapi yang pasti polisi akan berupaya mengungkap siapa pengemudi yang jadi pelaku tabrak lari tersebut,” ujar Pusung.
Polisi dalam penyelidikan kasus ini bahkan ikut melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah CCTV yang terpasang di minimarket modern, tak jauh dari lokasi kejadian
“Intinya saya sudah memerintahkan jajaran untuk melakukan pencarian dan harus menemukan pelaku tabrak lari itu,” tegas Pusung.
Dari informasi yang dirangkum, peristiwa naas itu diketahui terjadi pada sekitar pukul 18.30 Wita, Jumat lalu. Kala itu korban Rilke hendak ke rumah duka salah satu warga yang meninggal untuk memimpin ibadah penghiburan di sana.
Korban bersama seorang saksi bernama Sel Memah (40-an), sedang berjalan kaki di trotoar sisi kiri jalan sambil berbincang-bincang. Pada saat itu sebuah mobil melaju dari arah Ratahan, Kabupaten Minahasa Tenggara.
Diduga hilang kendali, pengemudi lalu menghantam korban dari arah belakang dan menyeret tubuh korban sejauh 10 meter. Tak hanya tubuh korban, peralatan ibadah berupa Alkitab, Stola dan perlengkapan lainnya berhamburan di lokasi kejadian.
Bukannya menolong, pelaku malah tancap gas dan melarikan diri. Sementara korban yang tergeletak tak berdaya langsung dibawa oleh warga sekitar ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Noongan.
Akibat tabrakan itu korban mengalami cedera otak parah, cedera tulang punggung, patah tulang di bagian paha kanan serta luka-luka dalam yang parah. Korban sempat dirujuk di RSUD Kandow Malalayang. Namun akibat luka yang parah, nyawa korban tak tertolong.
Sementara dari keterangan saksi diketahui bahwa ciri-ciri mobil yang menabrak korban adalah jenis Kijang Kotak. Hal itu diperkuat dengan serpihan-serpihan kendaraan yang ditemukan di lokasi kejadian. Dari serpihan-serpihan itu ikut juga terkuak warna kendaraan tersebut.
Namun hingga saat ini polisi belum berhasil mengungkap identitas pelaku. Sementara jenazah korban telah dikebumikan di lokasi pekuburan Desa Noongan, siang tadi.
Penulis : Fiser Wakulu