Tomohon, Fajarmanado.com – Wakil Ketua DPD RI Prof Dr Ir Hj Darmayanti Lubis dan senator Sulawesi Utara (Sulut) Ir Stefanus BAN Liow berdialog dengan pimpinan dan anggota DPRD Kota Tomohon serta Wali Kota Jimmy Feldie Eman SE.Ak dan Wakil Wali Kota Syerly Adelyn Sompotan di ruang rapat DPRD Kota Tomohon, Kamis (28/09/2017).
Dialog dikemas dalam kegiatan Fasilitasi Upaya Perlindungan Perempuan terhadap Tindak Kekerasan, bertopik; “Pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak dalam kerangka ketahanan keluarga.”
Acara yang berlangsung kondusif dan dialogis mulai pukul 11.00 Wita tersebut diawali dengan sambutan Wali Kota Jimmy Feldie Eman, pemaparan Darmayanti Lubis dan diakhiri dialog, yang melibatkan Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB), organisasi kemasyarakat, siswa dan mahasiswa serta unsur pers.
Wali Kota Eman dalam sambutan tanpa teksnya, mengatakan peranserta masyarakat, baik secara individu, lembaga pemerhati perempuan dan anak, maupun melalui organisasi gereja, mesjid sangat diperlukan memperjuangkan terwujudnya kesetaraan gender di tanah air.
Ia mengungkapkan, keadilan perlu terus dilakukan agar perempuan mendapatkan akses partisipasi, kontrol dan manfaat yang sama dalam pelaksanaan pembangunan serta dalam menikmati hasil-hasil pembangunannya.
Eman pun menekankan, negara, pemerintah, masyarakat, yang di dalamnya keluarga, berkewajiban bertanggung jawab terhadap penyelenggaraan perlindungan hak-hak perempuan dan anak.
Oleh karena itu, lanjut dia, tanggung jawab bagi perlindungan perempuan dan anak tidak hanya dibebankan kepada pemerintah melainkan menjadi tangungjawab segenap elemen bangsa, termasuk organisasi keagamaan dan masyarakat itu sendiri.
“Saya yakin bahwa melalui kegiatan ini pasti dapat memberikan dampak positif melalui pesan-pesan yang disampaikan guna pembangunan keluarga yang harmonis dan sejahtera di masing-masing keluarga, kelurahan, organisasi, sekolah-sekolah dan di mana pun kita pergi dan berada,” tutur Eman.
Senada dengan itu, Wakil ketua DPD RI Prof Dr Ir Hj Darmayanti Lubis mengungkapkan, degradasi moral tengah melanda masyarakat Indonesia dewasa ini. Namun untuk menangkal dan membenahinya, bukan hanya dibebankan kepada pemerintah tetapi harus juga melibatkan peranserta masyarakat secara aktif.
Perlindungan perempuan dan anak, misalnya. Kata dia, selain dibutuhkan payung hukum berupa regulasi-regulasi, juga menjadi kewajiban bersama semua pihak untuk membekali diri keluarga dengan sumber daya manusia (SDM) yang memadai.
Untuk itulah, lanjutnya, ketahanan keluarga, termasuk perlindungan perempuan terhadap tindak kekerasan menjadi sangat penting dan strategis.
“Kita semua harus sepakat tentang sumber daya manusia anak dalam ketahanan keluarga, karena keluarga merupakan bagian masyarakat terkecil maka ketahanan keluarga juga menjadi pola dasar kearah bangsa yang sejahtera dan perlu diingat perempuan dan anak adalah elemen penting dalam suatu bangsa,” tegasnya.
Anggota DPD RI Ir Stefanus BAN Liow yang mendampingi Wakil ketua DPD RI pada acara tersebut, mengapresiasi berbagai saran dan masukan serta aspirasi yang terungkap dalam dialog ini.
“Ini semua akan kami bawa untuk diperjuangkan di pusat,” tandas Stefa, sapaan akrab senator Sulut yang juga dikenal sebagai Ketua Pria Kaum Bapa (PK/B) Sinode GMIM ini.
Ketua DPRD Kota Tomohon Ir Miky Junita Wenur juga mengungkapkan apresiasi kepada Wakil Ketua DPD RI bersama jajarannya yang berkesempatan datang di Kota Tomohon dan berdialog bersama pemerintah, jajaran DPRD bersama unsur masyarakat Kota Tomohon.
Terpantau juga hadir pada dialog yang diwarnai pertukaran cendera mata tersebut, Sekretaris Kota (Sekkot) Ir Harold Lolowang MSc bersama para Perangkat Daerah Kota Tomohon dan unsur Forkopimda Kota Tomohon.
Penulis : Prokla Mambo
Editor : Herly Umbas