Kawangkoan, Fajarmanado.com – Untuk menunjang program Pesona Minahasa, gelaran Festival Bukit Kasih dilaksanakan. Momentum yang menonjolkan eksotisme serta nilai-nikai seni dari Tanah Toar-Lumimuut tersebut dilaksanakan di objek wisata Bukit Kasih Kanonang Kecamatan Kawangkoan Barat Kamis (27/7) hari ini.
Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Minahasa, Ivan Sarundajang (IvanSa) yang membuka Festival tersebut mengatakan bahwa melalui kegiatan ini di harapkan Minahasa mampu mempromosikan potensi wisata dan budaya dalam rangka menunjang kebangkitan pariwisata Sulut sebagai salah satu daerah tujuan wisata di Indonesia.
Karena menurutnya, sektor pariwisata diyakini akan mampu mendongkrak industri lainnya dalam rangka peningkatan kesejateraan masyarakat.
“Apalagi kegiatan ini terkait dengan program Pesona Minahasa yang telah bergulir sejak Januari hingga Desember 2017 ,” ujar IvanSa, yang d lanjutkan dengan pembukaan di tandai dengan pemukulan Tetengkoren.
Pada kesempatan itu IvanSa juga menyampaikan terima kasih kepada panitia pelaksana yang telah mempersiapkan segala sesuatunya demi suksesnya kegiatan ini.
“Demikian juga kepada seluruh peserta yang turut serta dalam kegiatan ini,” jelas IvanSa.
Sementara itu, Pelaksana tugas Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Minahasa, Agustivo Tumundo SE MSi dalam laporanya mengatakan bahwa Festival Bukit Kasih ini akan memperlombakan 4 jenis seni dan budaya daerah Minahasa.
Meliputi Lomba Tarian Maengket, Lomba Tarian Katrili, Lomba Musik Bambu dan Lomba Musik Kolintang.
“Lomba Tarian Maengket akan diikuti oleh utusan Kecamatan se-Kabupaten Minahasa dimana tiap peserta wajib mengikuti dua babak. Sementara untuk Lomba Tarian Katrili akan diikuti oleh utusan siswa SMP, SMA dan SMK se-Kabupten Minahasa dengan membawakan lagu Wals dan Mars. Sedangkan untuk Lomba Musik Bambu akan diikuti oleh Kelompok Musik Bambu umum yang berada di wilayah Sulawesi Utara dengan membawakan lagu wajib ‘O Ina Ni Keke’ dan lagu pilihan bebas daerah atau nasional. Dan untuk Lomba Musik Kolintang akan diikuti oleh Kelompok Musik Kolintang umum di wilayah Sulawesi Utara dengan membawakan lagu wajib bebas daerah dan lagu pilihan bebas,” ujar Tumundo.
Sementara untuk hadiah yang disiapkan, menurut Kepala Bidang Pariwisata Ir Diane Najoan selaku Ketua Panitia meliputi Trophy Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi, Trophy Wakil Bupati Minahasa Ivan Sarundajang, Trophy Sekkab Minahasa Jeffry Robby Korengkeng SH MSi, Trophy Ketua TP PKK Kabupaten Minahasa Dr Olga Sajow-Singkoh MHum, Trophy Ketua DWP Minahasa Seeve Korengkeng-Warouw dan Trophy Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Minahasa Agustivo Tumundo SE MSI,
“Dengan Uang Tunai total nilai sejumlah Rp 50 Juta,” ujar Najoan.
Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya Provinsi Sulawesi Utara, Daniel Mewengkang SE MSi mengatakan bahwa sangat penting untuk menjaga kelestarian budaya. Karena itu semua pihak harus terlibat didalamnya.
“Budaya Minahasa harus terus dijaga dan dilestsrikan. Karena budaya Minahasa adalah identitas sebagai keturunan Toar-Lumimuut. Kebudayaan juga adalah kekayaan yang mampu memperkenalkan Minahasa dan Sulut bahkan Indonesia kepada dunia internasional ,” singkat Mewengkang.
Penulis: Fiser Wakulu