Tomohon, Fajarmanado.com — Inovasi EMAS digulirkan Pemerintah Kota Tomohon di tahun 2017. Kota TANGGUH (Tertib, Aman, Nyaman, Unggul dan Hidup rukun) menjadi daerah pertama di Sulawesi Utara yang menerapkan pelaksanaan Musyawarah Perenanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) beraplikasi elektronik (e-Musrenbang).
E-Musrenbang merupakan tahapan awal dari perwujudan E-Government. Selanjutnya E-Proposal, E- Planning, E-Budgeting hingga E-Reporting. Hal ini merupakan upaya Pemkot Tomohon dalam mewujudkan e-Goverment yang merupakan visi misi dari program dedicated EMAS, yang bertujuan untuk transparansi dan menjadi bagian stategis perencanaan pembangunan beraplikasi elektronik yang mendukung misi Pemkot Tomohon yakni terwujudnya smart city.[irp]
Dalam kaitannya dengan perwujudan pemerintahan yang transparan, e-Musrenbang yang sudah dilaksanakan mulai dari tingkat kelurahan dan kecamatan yang dilanjutkan dengan konsultasi publik, konsultan dengan pimpinan daerah, forum Perangkat Daerah dan Musrenbang tingkat kota yang melibatkan semua Stakeholders, menjadi terobosan Pemkot Tomohon.
Masyarakat dapat mengakses secara langsung setiap usulan pembangunan yang di sampaikan kepada pemerintah melalui e-Musrenbang. Berbagai usulan priorotas telah ditampung, dan diselaraskan dengan arahan kebijakan dan stategi pembangunan baik di tingkat pusat maupun provunsi. Selanjutnya menjadi dokumen terpadu dengan RPJMD lima tahunan serta memperkuat pencapaian visi dan misi Pemkot Tomohon yang kemudian akan mendukung pencapaian prioritas pembangunan di Bumi Nyiur Melambai serta berkontribusi nyata bagi program Nawa Cita pemerintahan Jokowi.[irp]
Adapun Tema Pembangunan Kota Tomohon tahun 2018 yaitu “Peningkatan infrastruktur, Iklim investigasi, Sumber Daya dan Kuatilas Lingkungan Hidup” , dengan tujuh PROGRAM PRIORITAS DAERAH DAN RENCANA AKSI 2018 :
- Kemandirian Ekonomi dan Daya Saing
- Penanggulangan Kemiskinan, Pengangguran, Permasalahan Sosial dan Penyelenggaraan
- Ketentraman Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat.
- Peleatarian Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup, Penanggulangan Bencana dan Penataan Ruang.
- Pariwisata dan Budaya.
- Pembangunan Infrastruktur.
- Kualitas Birokrat dan Tata Kelola.
- Kualitas SDM.[irp]
Dalam perwujudan ketujuh program prioritas tersebut beberapa rencana aksi yang akan dilaksanakan antara lain; Pembangunan Prasarana dan sarana produksi pertanian; Pembangunan Ruang Terbuka Ramah Anak (RPTRA); Pembangunan pusat-pusat pariwisata, budaya dan networking Tourism; Tomohon Internasional Flower Festival (TIFF); Pembangunan Sport Center; Normalisasi sungai dalam kota; dan Pembangunan/Peningkatan jalan kota untuk lingkar timur dan barat. Dalam pelaksanaan program prioritas ini juga mengakomodir kelanjutan program pembangunan tahun 2017 terutama dalam hal peningkatan pelayanan publik.
Walikota berharap proses penyusunan RKPD tahun 2018 dapat berjalan sesuai tahapannya dengan menggunakan pendekatan teknokratik, pratisipatif, bottom up, top down dan politik melalui hasil Musrenbang. Selain itu memenuhi kaidah penyusunan rencana yang sistematis, terpadu, transparan dan akuntabel; konsisten dengan rencana lainnya yang relevan.[irp]
Terselenggaranya tahapan Musrenbang untuk RKPD tahun 2018 ini juga dibarengi dengan diajukannya laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) tahun 2016 dalam sidang Paripurna DPRD pada senin, 20 Maret 2017. Sehingga hal ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Tomohon, DPRD Kota Tomohon bahkan segenap stekholder yang ada untuk bekerja keras, kerja cerdas dan kerja tuntas dalam rangka perwujudan Kota Tomohon yang semakin TANGGUH.
(Prokla, Advertorial)